Fakta Tawon Ndas Yang Menewaskan 7 Orang di Klaten

Fakta Tawon Ndas Yang Menewaskan 7 Orang di Klaten

Fakta Tawon Ndas Yang Menewaskan 7 Orang di Klaten - Hallo sobat Kepo, kali ini Mas Kepo hadir dengan artikel yang berjudul Fakta Tawon Ndas Yang Menewaskan 7 Orang di Klaten, artikel ini telah Mas Kepo siapkan dengan baik untuk sobat kepo baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang ditulis ini dapat dipahami dengan baik.
Judul : Fakta Tawon Ndas Yang Menewaskan 7 Orang di Klaten
Post link : Fakta Tawon Ndas Yang Menewaskan 7 Orang di Klaten

Baca juga


Fakta Tawon Ndas Yang Menewaskan 7 Orang di Klaten

Fakta Tawon Ndas Yang Menewaskan 7 Orang di Klaten
Ilustrasi Tawon Ndas / Vespa Affinis

Warga Kabupaten Klaten, Jawa Tengah sedang diresahkan oleh keberadaan Tawon Ndas yang telah menewaskan tujuh orang. Tawon Ndas bukan jenis baru atau tawon asing yang masuk ke Indonesia. Malah, serangga yang bernama ilmiah Vespa affinis ini telah tersebar di Asia tropis, termasuk Indonesia. bukan jenis asing atau invasif yang masuk di Indonesia, tetapi memang sejak dulu ada di Indonesia, Tawon Ndas ini bisa ditemukan di banyak tempat, mulai dari kawasan dan tepian hutan, di tebing-tebing hingga sekitar pemukiman warga yang tingginya kurang dari 500 meter di atas permukaan air laut atau dataran rendah.



Untungnya, Vespa affinis bisa dengan mudah dikenali berkat ukurannya yang agak besar, yaitu panjang sekitar tiga sentimeter, tubuh yang berwarna hitam dan gelang berwarna kuning atau oranye di perut. Mengapa Klaten? kamu mungkin bertanya-tanya,  Bila bisa ditemukan di mana-mana, mengapa kasus penyerangan Tawon Ndas terhadap manusia begitu masif di Klaten? pengaruhnya ada macam-macam.

Fakta Tawon Ndas Yang Menewaskan 7 Orang di Klaten
Vespa affinis
Scientific classification
Kingdom:Animalia
Phylum:Euarthropoda
Class:Insecta
Order:Hymenoptera
Family:Vespidae
Genus:Vespa
Species:
V. affinis
Binomial name
Vespa affinis
Linnaeus, 1764
Serangan Tawon Ndas juga tidak hanya dilaporkan di Klaten saja. keberadaan sarang Tawon Ndas juga sudah dilaporkan di Solo, Sukoharjo, Boyolali, dan juga Sragen. Namun, hasil pemetaan sarang tawon yang dilakukan menunjukkan bahwa hewan ini telah melingkupi seluruh dataran rendah Klaten, khususnya Klaten timur. karakteristik dari Klaten yang seperti kota kecil lainnya, yaitu grup-grup pemukiman yang dikelilingi oleh lahan pertanian, adalah tempat habitat yang bagus bagi tawon ini untuk berkembang biak. Pasalnya, Vespa affinis adalah tawon predator yang memangsa larva serangga lain, seperti hama pertanian. Selain itu, rumah warga juga memberikan perlindungan ekstra bagi tawon terhadap cuaca dan pemangsa, seperti elang madu asia.

Hilangnya habitat tawon, seperti padang rumput, membuat hewan ini berpindah ke lingkungan manusia dan meningkatkan kontaknya dengan kita. Kontak ini kemudian menimbulkan gangguan dari manusia yang membuat Tawon Ndas merasa terancam dan menyerang. seperti konflik harimau dan manusia di Sumatra.

Apa yang harus dilakukan?
pembasmian Vespa affinis secara total bukanlah langkah yang bijak karena hewan ini memiliki peran ekologi yang sangat penting bagi lingkungan. Salah satunya adalah sebagai pengendali hama alami. Jangan sampai kalau ini hilang, terjadi outbreak hama dan menganggu pertanian,

Selain itu, kalaupun Vespa affinis dihilangkan, posisinya akan digantikan oleh jenis tawon lain sehingga tidak menyelesaikan masalah. Sebagai solusi, disarankan untuk melakukan pengendalian terpadu agar populasi Vespa affinis terkontrol, tentunya dengan mempertimbangkan keselamatan manusia. Pada saat ini, Pemadam Kebakaran Klaten sebetulnya telah mengupayakan pengendalian terpadu yang mempertimbangkan keselamatan manusia. Mereka berusaha untuk memindahkan sarang Vespa affinis ke lokasi yang lebih aman. Namun bila sarang ditemukan berada di sekitar warga dan berpotensi menyerang, maka sarang akan dimusnahkan. Sayangnya, kemampuan Damkar untuk memindahkan atau memusnahkan sarang tawon tidak secepat perkembangbiakan Tawon Ndas ini.

Karena Tawon Ndas bersifat sebagai pemakan bangkai, sisa-sisa daging dan fermentasi di tempat sampah bisa menjadi sumber makanan Vespa affinis. Oleh karena itu dalam pengendalian terpadu juga harus mencakup sanitasi lingkungan yang masih perlu dipikirkan. pengendalian hayati untuk kontrol populasi juga harus dipikirkan melalui kegiatan riset.

Bila menemukan sarang tawon, kita harus berhati-hati dan tidak melakukan tindakan-tindakan yang berbahaya, seperti menganggu sarang tawon atau memindahkan sarang meski tidak memiliki kemampuan untuk melakukan hal tersebut. “Intinya, dalam kondisi sekarang saat belum bisa dikontrol populasinya, masyarakat harus bisa ‘hidup berdamai’ dengan tawon,”

Jangan lupa kita juga harus lebih perhatian terhadap lingkungannya. cek kondisi rumah seminggu sekali untuk mendeteksi keberadaan sarang tawon. Bila sarang masih kecil dan populasinya belum banyak, sarang bisa dipindahkan sendiri tanpa menunggu damkar. Secara medis, serangan tawon ini juga tidak boleh disepelekan. Masyarakat yang terserang serangga harus segera meminta pertolong medis, sedangkan petugas kesehatan harus melakukan melakukan pengamatan yang serius terhadap pasien.

Posting Komentar

0 Komentar